Pedrosa Senang Kembali Bersaing Di Depan

Dani Pedrosa (Repsol Honda Team) harus bekerja keras di seri MotoGP Gran Premi Monster Energy de Catalunya untuk naik podium. Ia mampu masuk dalam jajaran kadidat peraih podium setelah mampu melewati Jorge Lorenzo Namun, Ia harus bekerja extra setelah Maverick Vinales berhasil mengusik kenyamanannya.

Maverick Viñales (Team Suzuki Ecstar) merupakan pembalap muda Spanyol yang hiper agresif, serangannya terhadap Pedrosa di chicane terakhir menyebabkan keduanya jauh tertinggal dengan barisan terdepan. Pedrosa akhirnya mampu mengatasi Viñales, tapi ban nya sudah terlanjur aus hingga Ia tidak mampu lagi mengejar posisi dua.

Dani Pedrosa MotoGP Catalunya 2016

“Ini adalah hasil balapan balapan yang positif. Kami memilih untuk ban belakang menengah karena saya merasa lebih nyaman dengan itu. Pada beberapa lap pertama saya mencoba untuk tidak memaksa terlalu banyak agar tetap dalam kondisi baik sampai akhir lomba. Dalam pertarungan dengan Maverick Viñales saya kehilangan kontak dengan kelompok depan, tapi aku berhasil mengatur kecepatan dengan baik dan memberikan sedikit dorongan. Di lap akhir, ban belakang telah habis cukup banyak dan tidak ada lagi yang bisa saya lakukan.” ungkap Pedrosa.

“Saya senang tampil kembali di depan, kembali ke podium, dan melakukan hal ini di kandang sendiri, tetapi di sisi lain itu menjadi akhir pekan yang sulit melihat apa yang telah terjadi. Keluarga Luis Salom ingin kita untuk tetap balapan, dan kami memberi semuanya untuk dia dan mereka. Mengheningkan cipta dengan semua pembalap dan keluarga besar MotoGP, benar-benar emosional.” tutup Pedrosa.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.